CYBERSULUT.NET – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi memulai tahapan pembangunan fasilitas keamanan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Saat ini, proses pembersihan lahan (land clearing) seluas 3,24 hektare tengah dilakukan untuk lokasi pembangunan Kepolisian Resor Kota (Polresta) IKN.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa kehadiran Polresta ini merupakan langkah vital dalam menjamin pelayanan publik dan keamanan bagi masyarakat yang akan menghuni kawasan Nusantara.
“Kehadiran Polresta IKN yang kini sedang disiapkan, dimaksudkan untuk mendukung pelayanan publik, termasuk layanan keamanan bagi masyarakat di kawasan Nusantara,” ujar Basuki saat meninjau lokasi di Kaltim, Senin (13/4) dikutip dari Antara.
Pembangunan Polresta IKN direncanakan berjalan dalam beberapa tahap. Basuki menyebutkan bahwa target penyelesaian untuk tahap pertama dipatok pada penghujung tahun 2027.
Pembangunan ini tidak hanya berfokus pada fungsi keamanan semata, tetapi juga mengusung konsep penataan kawasan yang terencana dan terintegrasi.
“Saat ini tahap awal pekerjaan telah dimulai melalui proses land clearing, dengan target penyelesaian keseluruhan tahap pertama pembangunan pada akhir 2027,” tambahnya.
Gedung utama Polresta IKN dirancang untuk menjadi pusat aktivitas kepolisian yang modern. Berdasarkan perencanaan, gedung ini akan memiliki struktur yang cukup kompleks, terdiri dari:
- 6 Lantai Utama
- 1 Lantai Dek
- 3 Lantai Bawah (Basement)
Selain gedung operasional, kawasan seluas 3,24 hektare tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, antara lain:
- Masjid dan lapangan upacara.
- Kolam retensi untuk pengelolaan air.
- Sarana olahraga dengan tribun yang terintegrasi dengan fungsi amfiteater.
- Jalur pedestrian yang ramah pejalan kaki.
Dalam tinjauannya, Basuki memberikan instruksi tegas mengenai manajemen proyek. Ia meminta agar seluruh proses pembangunan Polresta IKN dilakukan dengan koordinasi yang ketat dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Saya sampaikan bahwa semua instruksi pembangunan Polresta IKN harus satu perintah, satu komando, yaitu dari Otorita IKN. Apapun perencanaannya harus dicek dulu, ditelusuri, kalau perlu dihitung ulang agar tidak ada kesalahan,” tegas Basuki.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap fasilitas yang dibangun di KIPP Nusantara selaras dengan visi besar pembangunan ibu kota baru yang terintegrasi, dan selaras dengan perencanaan.


















