CYBERSULUT.NET – Industri layar lebar dunia kembali diguncang oleh fenomena The King of Pop. Film biopik terbaru bertajuk “Michael”, garapan sutradara Antoine Fuqua secara resmi memecahkan rekor sebagai film biopik dengan pembukaan akhir pekan (opening weekend) terbesar sepanjang sejarah.
Film yang dibintangi oleh keponakan asli sang legenda, Jaafar Jackson sukses meraup pendapatan domestik sebesar USD 97 juta (Rp 1,6 triliun) dan total pendapatan global mencapai USD 217 juta (Rp 3,7 triliun).
Capaian fantastis ini sekaligus menggeser dominasi film biopik musik pendahulunya yang sempat memegang takhta box office, seperti Straight Outta Compton (2015) dengan USD 60 juta di pekan perdana dan Bohemian Rhapsody (2018) yang mengantongi USD 51 juta di pekan pembukaannya, meski akhirnya sukses besar secara akumulatif.
Pencapaian Michael yang hampir menyentuh angka USD 100 juta di pasar domestik AS dalam tiga hari pertama menunjukkan bahwa kerinduan publik terhadap sosok Michael Jackson masih sangat tinggi.
Adam Fogelson, pimpinan Lionsgate Motion Picture Group, menyatakan kepuasannya atas sambutan hangat penonton. Menurutnya, antusiasme ini merupakan sinyal positif bagi keberlangsungan film di bioskop dalam beberapa pekan ke depan.
“Penonton jelas sangat menikmati film ini. Ini adalah pertanda baik untuk pendapatan yang berlipat ganda,” ujar Fogelson melansir dari Variety.
Keberhasilan film ini juga tidak lepas dari performa Jaafar Jackson. Dalam debut aktingnya, Jaafar dinilai mampu menirukan gestur, tarian hingga aura vokal pamannya dengan sangat presisi. Jaafar Jackson didampingi oleh aktor kawakan Colman Domingo dan Nia Long yang berperan sebagai Joe dan Katherine Jackson.
Dengan tren positif ini, para pengamat industri memprediksi Michael memiliki peluang besar untuk melampaui total pendapatan global Bohemian Rhapsody (USD 910 juta) dan berpotensi menjadi film biopik musik pertama yang menembus angka psikologis USD 1 miliar.


















