Operasi Berisiko Tinggi: AS Berhasil Evakuasi Pilot F-15E yang Terjebak di Pegunungan Iran

Foto : Ilustrasi (Photo: Andrew Caballero-Reynolds/pool/AFP via Getty Images)

CYBERSULUT.NET – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik puncaknya setelah Amerika Serikat berhasil melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) besar-besaran untuk mengevakuasi awak jet tempur F-15E Strike Eagle yang jatuh di wilayah Iran.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi keberhasilan misi tersebut melalui unggahan di media sosial pada Minggu (5/4/2026) waktu setempat. Ia menyebut operasi ini sebagai salah satu misi penyelamatan paling berani dalam sejarah militer AS.

Kru kedua yang diselamatkan diidentifikasi sebagai seorang perwira tersebut, berhasil dievakuasi setelah bersembunyi selama hampir dua hari di medan berat pegunungan Iran selatan. Sebelumnya, pilot pesawat tersebut telah lebih dulu diselamatkan hanya beberapa jam setelah jatuh pada Jumat (3/4).

“Dia terluka, tapi dia akan baik-baik saja,” tulis Trump. Ia menambahkan bahwa militer AS mengerahkan puluhan pesawat dan memantau lokasi sang perwira selama 24 jam sehari untuk memastikan keselamatannya dari kejaran pasukan Iran.

Insiden ini terjadi di tengah berlangsungnya Operation Epic Fury, kampanye militer besar-besaran yang diluncurkan AS dan sekutunya sejak akhir Februari 2026. Konflik ini telah meluas hingga melibatkan serangan terhadap infrastruktur energi dan pangkalan militer di seluruh kawasan Teluk.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi suntikan moral bagi pasukan koalisi, di tengah risiko tinggi peperangan elektronik dan ancaman rudal darat ke udara yang kian canggih di wilayah udara Iran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home