CYBERSULUT.NET – Ketakutan akan kehilangan “kejantanan”, penurunan gairah seksual, hingga perubahan fisik menjadi tembok besar yang membuat para suami enggan melirik metode kontrasepsi vasektomi jangka panjang ini.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, dokter spesialis urologi, dr. Nur Rasyid, SpU memberikan penjelasan medis untuk meluruskan persepsi masyarakat. Beliau menegaskan bahwa secara anatomi, vasektomi dan kebiri adalah dua tindakan medis yang sangat berbeda.
“Vasektomi itu bukan kebiri,” ujar dr. Nur Rasyid dalam keterangannya yang dikutip dari detikcom, Minggu (5/4/2026).
Menurut dr. Nur Rasyid, pada prosedur vasektomi, organ testis yang sering disebut sebagai “pabrik” sperma dan hormon tidak disentuh atau dirusak. Prosedur ini hanya melakukan penutupan pada saluran spermatozoa agar bibit tersebut tidak bercampur dengan cairan mani saat ejakulasi.
Salah satu kekhawatiran terbesar pria adalah hilangnya hormon testosteron yang memicu gairah seksual (libido) dan kemampuan ereksi. Namun, dr. Nur Rasyid menjelaskan bahwa mekanisme distribusi hormon tidak melewati saluran yang dipotong saat vasektomi.
“Hormon testosteron itu dihasilkan di testis, tetapi disalurkan melalui darah. Jadi lewat jalurnya darah. Jadi tidak terpengaruh oleh saluran spermatozoa yang ditutup,” tegasnya.
Hal ini sangat berbeda dengan prosedur kebiri, baik secara bedah maupun kimiawi, yang bertujuan mematikan fungsi testis secara total. Jika fungsi testis mati, produksi testosteron berhenti, dan itulah yang menyebabkan hilangnya gairah serta perubahan fisik pada pria.
Bagi para suami yang khawatir tidak lagi bisa “menikmati” hubungan intim, dr. Nur Rasyid memastikan bahwa pria yang telah divasektomi tetap bisa ejakulasi secara normal saat orgasme.
“Cairannya tetap ada, hanya saja tidak lagi mengandung sperma,” tambahnya.
Dengan penjelasan medis ini, diharapkan masyarakat—khususnya para suami—tidak lagi ragu untuk berpartisipasi dalam program KB. Vasektomi terbukti sebagai metode kontrasepsi yang aman, efektif, dan yang terpenting, tidak merenggut kejantanan seorang pria.


















