CYBERSULUT.NET – Ikatan Alumni (IKA) Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Direktur Polimdo, terkait larangan penggunaan rokok elektrik atau vape di lingkungan kampus. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah visioner dalam memproteksi kualitas sumber daya manusia (SDM) masa depan.
“Lingkungan kampus seharusnya menjadi ruang yang kondusif untuk belajar, berkembang, dan membangun karakter, bukan tempat yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan akibat penggunaan zat berbahaya,” ujar Ketua IKA Polimdo, Justman Entjarau kepada media, Sabtu (18/4/2026).
Menurut Justman Entjarau, kebijakan ini bukan sekedar aturan administratif, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan fisik dan mental mahasiswa.
“Keberhasilan pendidikan di Polimdo tidak hanya diukur dari pencapaian indeks prestasi komulatif (IPK) semata, tetapi juga dari kesiapan fisik lulusan saat memasuki dunia kerja nanti. Lingkungan akademik harus steril dari aktivitas yang berpotensi merusak kesehatan,” tutur Justman Entjarau.
Baca : Lindungi Masa Depan Mahasiswa, Polimdo Larang Total Penggunaan Vape dan Batasi Ruang Merokok
Dikatakan Justman Entjarau, momen wisuda sangatlah penting sebagai pencapaian keluarga. Oleh karena itu, menjaga mahasiswa agar tidak terjebak dalam risiko kesehatan akibat vape adalah misi kemanusiaan di dalam kampus.
“Kami sependapat bahwa keberhasilan pendidikan diukur hingga saat mahasiswa diwisuda bersama keluarga dalam kondisi sehat. Pernyataan bahwa tidak boleh ada mahasiswa yang menjadi korban akibat penggunaan vape adalah bentuk tanggung jawab moral kita semua dan kepedulian nyata terhadap generasi penerus,” tegasnya.
Justman Entjarau pun mengajak seluruh mahasiswa aktif Polimdo untuk menjadikan kebijakan kampus sebagai pedoman perilaku yang bertanggung jawab, menjaga kesehatan sebagai modal utama untuk bersaing di dunia profesional, serta menjadi contoh positif gaya hidup sehat di lingkungan kampus dan masyarakat.
“Kami siap mendukung pihak kampus dalam upaya sosialisasi dan edukasi terkait bahaya penggunaan vape, demi menciptakan generasi muda yang unggul, sehat dan berintegritas,” pungkas Justman Entjarau.


















