CYBERSULUT.NET – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus melakukan terobosan strategis untuk meningkatkan daya saing lulusannya di kancah internasional.
Direktur Polimdo, Mareyke Alelo secara tegas mendorong seluruh mahasiswa Polimdo tanpa memandang latar belakang jurusan, untuk membekali diri dengan kompetensi bahasa internasional, khususnya bahasa Mandarin.
Dikatakan Mareyke Alelo, penguasaan bahasa asing di era saat ini tidak hanya penting bagi mahasiswa jurusan pariwisata maupun perhotelan saja. Era industri 4.0, penguasaan bahasa asing telah bertransformasi menjadi kebutuhan mendesak bagi seluruh jurusan yang ada di Polimdo.
“Peluang tidak hanya terbuka untuk jurusan pariwisata. Saat ini, kesempatan kerja dan kolaborasi global terbuka lebar untuk semua jurusan yang ada di Polimdo,” ujar Mareyke Alelo usai penandatanganan MoU bersama International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM), Kamis (7/5/2026) di GKT Polimdo.
Menurut Mareyke Alelo, peluang studi dan kerja di luar negeri sangat terbuka di semua sektor, termasuk di sektor teknik, infrastruktur, akuntansi hingga administrasi bisnis.
“Mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi dwibahasa (bilingual) atau multibahasa akan jauh lebih mudah melanjutkan studi maupun bekerja diluar negeri, sert mengisi posisi-posisi strategis di masa depan,” tutur Mareyke Alelo.
Oleh karena itu, Mareyke Alelo mendorong mahasiswa maupun para dosen untuk mengembangkan diri dalam penguasaan bahasa asing khususnya mandarin, dengan memanfaatkan berbagai platform digital yang memungkinkan proses pembelajaran bahasa secara mendalam tanpa biaya alias gratis.
“Ayo belajar Bahasa Mandarin. Ini tidak membutuhkan dana karena platformnya tersedia secara gratis. Yang dibutuhkan hanyalah kemauan dan konsistensi,” pungkas Mareyke Alelo.


















