iOS 26.4 Hadir di Inggris, Apple Mulai Wajibkan Verifikasi Usia demi Online Safety Act

CYBERSULUT.NET – Apple secara resmi memperkenalkan fitur verifikasi usia terintegrasi bagi pengguna iPhone dan iPad di Inggris Raya (UK) melalui pembaruan sistem operasi iOS 26.4. Langkah ini diambil sebagai respons proaktif perusahaan terhadap pemberlakuan Online Safety Act (Undang-Undang Keselamatan Online) yang bertujuan melindungi anak-anak dari konten dewasa di ruang digital.

Meskipun undang-undang tersebut tidak secara spesifik mewajibkan sistem operasi untuk melakukan pengecekan usia, Apple memilih untuk melampaui standar hukum dengan menyematkan sistem verifikasi langsung ke dalam perangkat.

Pengguna di Inggris tetap diberikan pilihan untuk melewati proses verifikasi saat melakukan update ke iOS 26.4. Namun, bagi mereka yang tidak memverifikasi usia, Apple akan menerapkan batasan otomatis guna memastikan keamanan, seperti Fitur Safe Search di Safari akan terkunci pada posisi aktif dan tidak dapat dimatikan.

Pengguna juga tidak dapat mengunduh aplikasi dengan rating 18+ di App Store, serta Filter konten web dan fitur keamanan komunikasi akan menyala secara otomatis untuk mendeteksi serta mengaburkan konten sensitif.

Apple menawarkan beberapa cara bagi pengguna untuk mengonfirmasi bahwa mereka telah dewasa (18 tahun ke atas) seperti, menambahkan metode pembayaran kartu kredit baru ke ID Apple, atau melakukan pemindaian dokumen identitas resmi yang dilengkapi foto, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM).

Pengguna yang sudah memiliki data usia 18+ pada akun Apple mereka atau memiliki kartu kredit yang terdaftar akan terverifikasi secara instan.

Sistem verifikasi berbasis perangkat ini dinilai menjadi solusi atas kerumitan verifikasi usia yang selama ini dilakukan oleh platform pihak ketiga. Biasanya, pengguna harus mengunggah data biometrik atau paspor berulang kali setiap kali mendaftar ke aplikasi baru.

“Dengan melakukan verifikasi di tingkat sistem operasi, pengguna hanya perlu membuktikan usia mereka satu kali. Perangkat kemudian akan bertindak sebagai penyaring bagi aplikasi atau situs web tanpa harus membagikan dokumen identitas sensitif pengguna ke berbagai pihak,” tulis laporan HowtoGeek.

Langkah Apple ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam industri teknologi, di mana sistem operasi berperan lebih aktif dalam menciptakan lingkungan digital yang aman bagi anak-anak tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna dewasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home