Pdt. Dr. Alfrets Daleno Dikukuhkan sebagai Konselor Psikospiritual AKPIN, Polimdo Sampaikan Apresiasi

CYBERSULUT.NET – Kabar membanggakan datang bagi keluarga besar Politeknik Negeri Manado (Polimdo). Pdt. Dr. Alfrets Daleno, S.Th., M.Pd.K., Konselor, resmi dikukuhkan sebagai Konselor Psikospiritual oleh Asosiasi Konselor Psikospiritual Indonesia (AKPIN) dalam kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Atas pencapaian tersebut, Direktur beserta sivitas akademika Politeknik Negeri Manado menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Pdt. Dr. Alfrets Daleno.

“Selamat kepada Pdt. Dr. Alfrets Daleno. Semoga senantiasa menjadi berkat bagi sivitas akademika Polimdo serta terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pelayanan konseling psikospiritual,” demikian ucapan yang disampaikan keluarga besar Polimdo.

Pengukuhan ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-14 AKPIN yang jatuh pada 30 Juni 2026. Dalam momentum tersebut, AKPIN juga mengukuhkan 13 Konselor Psikospiritual baru sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan konseling yang profesional dan holistik di Indonesia.

AKPIN merupakan organisasi profesi yang berkomitmen menghadirkan pelayanan konseling yang menyentuh aspek psikologis, spiritual, dan kemanusiaan secara menyeluruh. Organisasi ini tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para konselor, tetapi juga mempersiapkan kader-kader profesional yang mampu mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Seiring perkembangannya, AKPIN bertransformasi dari organisasi Konselor Pastoral menjadi Asosiasi Konselor Psikospiritual Indonesia dengan memperluas pendekatan keilmuan secara interdisipliner. Pendekatan tersebut mengintegrasikan ilmu pastoral, psikologi, dan berbagai disiplin ilmu terkait, termasuk melalui penyelenggaraan pendidikan profesi bagi calon konselor.

AKPIN juga bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan agama maupun suku bangsa. Anggotanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang agama yang beragam, seperti Kristen, Islam, dan Katolik.

Selain prosesi pengukuhan, rangkaian kegiatan turut diisi Seminar Nasional bertema “Perselingkuhan di Era Digital”. Seminar tersebut membahas tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus membekali para konselor dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memberikan pendampingan yang relevan sesuai kebutuhan di daerah masing-masing.

Melalui pengukuhan ini, para Konselor Psikospiritual diharapkan tidak hanya menyandang gelar profesional, tetapi juga memiliki komitmen untuk menjadi sahabat, pendamping, serta penolong bagi masyarakat yang membutuhkan pemulihan secara utuh, baik secara psikologis maupun spiritual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home