Kecam Serangan Berulang ke PLTN Bushehr, Iran Peringatkan Bencana Nuklir Lintas Negara

CYBERSULUT.NET – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi melontarkan peringatan keras kepada komunitas internasional terkait serangan udara berulang yang menyasar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr.

Araghchi menegaskan bahwa dampak radioaktif dari kerusakan fasilitas tersebut tidak hanya mengancam Iran, tetapi berpotensi menyapu bersih kehidupan di ibu kota negara-negara tetangga di sepanjang Teluk Persia.

Pernyataan ini muncul menyusul serangan terbaru yang dilancarkan oleh militer Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (4/4/2026). Serangan tersebut dilaporkan menewaskan seorang pekerja dan memicu kekhawatiran global akan terjadinya bencana Chernobyl jilid baru di Timur Tengah.

Melalui unggahan di platform media sosial X pada Minggu (5/4), Araghchi mengkritik keras sikap negara-negara Barat yang dianggap munafik. Ia membandingkan respons dunia terhadap situasi PLTN Zaporizhzhia di Ukraina dengan diamnya dunia atas serangan di Bushehr.

“Ingat kemarahan Barat tentang permusuhan yang terjadi dekat PLTN Zaporizhzhia di Ukraina? Israel dan AS kini telah mengebom pembangkit Bushehr kami sebanyak empat kali,” tulis Araghchi.

Ia menambahkan bahwa letak geografis PLTN Bushehr yang berada di pesisir membuat arah angin dan pola persebaran radiasi lebih condong mengarah ke semenanjung Arab.

“Dampak radiasi akan mengakhiri kehidupan di ibu kota negara-negara GCC, bukan Teheran,” tegasnya.

Berdasarkan data dari Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), serangan pada awal April ini merupakan puncak dari rentetan agresi yang terjadi sepanjang Maret 2026. Tercatat, fasilitas nuklir tersebut telah dihujani rudal pada tanggal 17, 24, dan 27 Maret.

Eskalasi ini merupakan bagian dari konflik terbuka yang meluas sejak Februari lalu, di mana Washington dan Tel Aviv melancarkan operasi udara besar-besaran ke berbagai titik strategis di Iran sebagai balasan atas ketegangan geopolitik yang terus memanas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home