Pemilik Pondok Pesantren di Kuningan Nikahi Istri Kedua, Kado Pernikahan ke-16 dari Istri Pertama

CYBERSULUT.NET – Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh video prosesi pernikahan unik yang berasal dari Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bukan pernikahan biasa, di atas pelaminan tampak seorang mempelai pria duduk berdampingan dengan dua mempelai wanita sekaligus.

Belakangan diketahui, pria tersebut adalah Dede Nadif Ar Rasyid, seorang pemilik pondok pesantren (ponpes) setempat. Pernikahan itu merupakan pernikahan keduanya, di mana sosok istri kedua dicarikan langsung oleh istri pertamanya, Wida Sayyidatul Anwar sebagai kado ulang tahun pernikahan mereka yang ke-16.

Wida menceritakan bahwa hadiah antimainstream ini bukanlah sebuah keputusan impulsif yang diambil tiba-tiba. Keinginan untuk mencarikan pendamping baru bagi suaminya itu ternyata sudah ia rencanakan dengan matang sejak tiga tahun lalu.

“Sebenarnya rencananya itu saya mengasih kado pada suami saya sudah dari tiga tahun ke belakang. Bersama jemaah saya berdiskusi dan meminta bantuan,” tutur Wida saat membuka cerita, Selasa (9/6/2026).

Perjalanan Wida tidak langsung berjalan mulus. Saat pertama kali ide tersebut dilontarkan, sang suami sempat menolak mentah-mentah gagasan poligami itu. Namun, Wida tidak menyerah dan memilih membawa keinginannya tersebut ke dalam doa sembari menunggu petunjuk.

Setahun yang lalu, Wida kembali menawarkan ide tersebut. Kali ini, sang suami akhirnya luluh, namun dengan satu syarat yang tidak biasa.

“Akhirnya Akang acc (setuju), tapi dengan syarat silakan istrinya dicarikan dan diuruskan semuanya. Jadi Akang enggak mau milih, enggak mau tahu. Karena memang Umi yang mau ngasih, jadi semuanya harus beres sama Umi. Abi enggak tahu apa-apa karena Umi yang menginginkan,” jelas Wida panjang lebar.

Pencarian Wida akhirnya berlabuh pada seorang gadis muda berusia 20 tahun. Momentum pernikahan ini pun digelar bertepatan dengan dua momen besar, yaitu ulang tahun sang suami yang ke-40 dan anniversary pernikahan pertama mereka yang ke-16.

Sementara itu, sang suami, Dede Nadif Ar Rasyid membeberkan cerita dari sudut pandangnya. Ia mengaku takjub dengan bagaimana berbagai peristiwa dalam hidupnya seolah dipertemukan dengan angka 6 tanpa direncanakan sebelumnya.

Kebetulan pertama datang dari mahar pernikahan. Dede memberikan perhiasan emas seberat 16 gram yang disesuaikan dengan tanggal lahir istri barunya, yang secara kebetulan selaras dengan usia pernikahan pertamanya.

“Jadi ya berhubung kado ulang tahun pernikahan saya sama Teteh itu ke-16, kebetulan Allah pertemukan dengan calon istri kedua yang tanggal lahirnya juga tanggal 16, dan kebetulan saya juga sudah mempunyai anak dari Teteh itu… 6 anak,” papar Dede.

Bahkan, pemilihan tanggal pernikahan mereka, yakni pada tanggal cantik 6 Juni 2026 (6-6-2026) diakui Dede terjadi tanpa sengaja akibat keterbatasan jadwal dari pihak Wedding Organizer (WO).

Berikut deretan kebetulan “Serba Angka 6” dalam pernikahan tersebut:

  • Tanggal Pernikahan: 6 Juni 2026 (06-06-2026)
  • Usia Pernikahan Pertama: 16 Tahun
  • Tanggal Lahir Istri Kedua: Tanggal 16
  • Tahun Lahir Istri Kedua: Tahun 2006 (saat ini berusia 20 tahun)
  • Tahun Lahir Suami: Tahun 1986 (saat ini berusia 40 tahun)
  • Berat Mahar: 16 Gram Emas
  • Jumlah Anak dari Istri Pertama: 6 Anak

Meski memicu perdebatan hangat dan beragam reaksi dari warganet di media sosial, baik Dede Nadif maupun kedua istrinya menegaskan bahwa pernikahan ini berjalan atas dasar keikhlasan, keterbukaan dan tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home