CYBERSULUT.NET – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengkritisi pihak Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado, yang membekukan seluruh izin pelayaran KM Barcelona pasca peristiwa kebakaran.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen sebelum menutup rapat paripurna, Jumat (08/08/2025).
“Masyarakat kepulauancSitaro, Sangihe dan Talaud mengahadapi pergumulan, karena KSOP mencabut ijin pelayaran dari Barcelona, karena ada 5 kapal berlayar,” Ungkap Andi Silaangen.
Menurut Andi Silangen, pencabutan ijin pelayaran tersebut sangat mempengaruhi aktifitas masyarakat Kepulauan Nusa Utara.
“Saya kira ini menjadi perhatian, Komisi III untuk memanggil pihak terkait,” tegas Andi Silangen.


















