CYBERSULUT.NET – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional. Utusan dari Jurusan Teknik Sipil Polimdo dipastikan akan bertolak ke Taiwan untuk mengikuti The 4th International Student Leaders Meeting yang dijadwalkan berlangsung 14–17 Juli 2026 di National Pingtung University of Science and Technology, Taiwan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh UI GreenMetric dengan mengusung tema “Global Youth Leadership for Sustainable Campuses: Driving Innovation, Collaboration, and Digital Action.” ini, merupakan pertemuan para mahasiswa tingkat dunia yang berfokus pada isu keberlanjutan (sustainability).
Menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polimdo, menjadi salah satu Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia dan satu-satunya di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang mendapatkan undangan untuk mengutus satu delegasi mahasiswa, David P. Oliver serta dosen pembimbing, Steve W.M Supit, ST, M.Eng, PhD.
Dalam jumpa pers, Kamis (7/5/2026) Steve Supit menjelaskan bahwa David Oliver berhasil terpilih menjadi salah satu dari 50 mahasiswa terbaik dunia setelah melalui proses kurasi motivation letter dan rekam jejak akademik.
“Saya sendiri juga terpilih sebagai salah satu dari 10 dosen pendamping yang akan mengawal David,” ujar Steve Supit dengan bangga.
Diungkapkan Steve Supit, terpilihnya David Oliver didasari atas kapasitasnya yang berpengalaman sebagai presenter internasional dan keaktifannya dalam berbagai workshop manajemen sampah.
Di sisi lain, David Oliver yang tercatat sebagai mahasiswa Teknik Sipil yang fokus pada konstruksi bangunan, David P. Oliver membawa inovasi yang relevan dengan poin ketujuh Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu energi bersih dan terjangkau.
“Saya membahas energi terbarukan yang dikombinasikan dengan beton pracetak menggunakan panel surya. Jadi, konstruksi bangunan nantinya dapat menghasilkan energi matahari secara mandiri,” jelas David.
David mengaku bangga dapat mewakili Polimdo dan bersaing dengan mahasiswa dari berbagai universitas ternama, baik dari dalam maupun luar negeri. Baginya, kesempatan ini adalah pembuktian bahwa mahasiswa Polimdo memiliki daya saing yang setara di level global.
“Saya merasa bangga karena kegiatan ini diikuti mahasiswa dari berbagai negara dan kampus top di Indonesia. Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya,” pungkasnya.
UI GreenMetric sendiri merupakan sistem pemeringkatan universitas dunia yang menilai komitmen kampus terhadap pengelolaan lingkungan. Fokus penilaian meliputi pengelolaan sampah, energi dan perubahan iklim, serta pendidikan dan riset.


















