Oven Pengolah Cakalang Fufu Hasil Penelitian Tim Berdikari Polimdo Miliki Kualitas Material Jempolan

CYBERSULUT.NET – Terungkap bahwa teknologi hasil penelitian Tim Peneliti Berdikari Politeknik Negeri Manado (Polimdo) guna mendukung UMKM pengolah cakalang fufu di Provinsi Sulut, ternyata menggunakan bahan material berkualitas tinggi.

Hal ini disampaikan langsung oleh akademisi Teknik Mesin Polimdo, Nico Pinangkaan, ST, MT, saat Focus Group Discussion (FGD) pada Kamis (27/11/2025) di Hotel Sentral Minut.

“Kebetulan mesin ini diproses di Teknik Mesin. Saya bersama Ketua Jurusan Teknik Mesin, Meidy P. Y. Kawulur, S.Si, berupaya menjawab tantangan dari tim peneliti Polimdo terkait kebutuhan alat-alat ini,” ungkap Pinangkaan.

“Ada banyak jenis material industri, termasuk material tahan karat, kami menggunakan stainless steel karena tahan terhadap korosi, tetapi tetap perlu dirawat dengan baik agar kualitasnya tetap terjaga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nico pun mengutarakan bahwa untuk tipe stainless yang digunakan adalah tipe 304 karena tipe stainless tersebut lebih tahan dari korosi.

“Untuk kategori food grade, tipe yang memenuhi standar adalah 304 sementara 201 umumnya digunakan untuk pagar atau pegangan, Tipe 304 memiliki komposisi tambahan seperti krom dan nikel, sehingga lebih tahan terhadap korosi, serta untuk memastikan mesin, terutama retort yang harus menahan tekanan minimal 15 ton, tetap aman dan kuat.” jelas Nico Pinangkaan.

Ditambahkan pula oleh Nico Pinangkaan bahwa stainless steel 304 memiliki ketahanan yang baik terhadap tekanan dan gesekan karena lapisan krom-nya. Dengan tekanan hingga 1 bar atau 15 ton per square inch, mesin retort mampu bertahan dalam durasi operasional panjang.

“Alat ini mampu menahan tekanan selama 4 hingga 5 jam, apalagi jika digunakan kurang dari 1 jam, tentu jauh lebih aman,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home