Geram Plt Direktur RSKI Kitawaya Pilih Urus PKK Ketimbang Rapat LKPJ, Louis Schramm : Kalau Sibuk Jangan Jadi Kepala UPTD!

CYBERSULUT.NET – Kinerja manajemen Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Kitawaya menjadi sorotan tajam dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulawesi Utara (Sulut) pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025, Selasa (14/4/2026).

Wakil Ketua Pansus, Louis Lucky Schramm, melontarkan kritik pedas terkait kedisiplinan pimpinan rumah sakit hingga status akreditasi RSKI Kitawaya.

Sorotan Louis Schramm tersebut memuncak saat diketahui Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RS Kitawaya, Kethlin C. Mewo, S.Tr.Kes tidak hadir dalam rapat penting tersebut. Penjelasan dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulut, Rima Fien Lolong, M.Kes bahwa sang direktur sedang berada di luar kota untuk kegiatan Tim Penggerak PKK.

Louis menegaskan bahwa urusan pelayanan kesehatan masyarakat tidak boleh dinomorduakan oleh kegiatan organisasi lain.

“Kalau Kepala UPTD-nya sibuk, diganti saja. Kalau sibuk, jangan jadi kepala UPTD. Ini menyangkut pelayanan umum,” tegas politisi tersebut.

Louis Schramm menyatakan tidak akan tinggal diam melihat manajemen UPTD yang dianggap tidak fokus. Politisi Gerindra tersebut berencana melaporkan temuan dan sikap indisipliner ini langsung kepada Gubernur Sulawesi Utara agar segera diambil tindakan tegas.

“Akan saya laporkan ke Gubernur untuk diganti kepala UPTD yang sibuk,” tegas Louis Schramm.

Dalam rapat tersebut, Louis Schramm mempertanyakan keabsahan dan kualitas akreditasi yang dimiliki RS Kitawaya saat ini. Menurutnya.

“Sudah baik (akreditasinya)? Kita yakin belum,” sentil Louis di hadapan jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulut, Rima Fien Lolong, M.Kes saat ditemui media usai rapat tersebut, dengan singkat mengatakan akan menyampaikan kritikan Pansus kepada pimpinan.

“Usulan dari Pansus akan disampaikan ke pimpinan,” singkatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home