CYBERSULUT. NET – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut), Dr. Ferry Tas, SH, M.Hum., memberikan dukungan terhadap kiprah 234 Solidarity Community (234 SC) Manado, khususnya dalam mendorong transparansi, pemberantasan korupsi, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan Feri Tas saat menghadiri peresmian Sekretariat 234 SC Manado di Mawar Saron, Jumat (25/9/2026).
Dalam sambutannya, Ferry menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Karena itu, 234 SC diharapkan mampu menjadi wadah yang menampung aspirasi masyarakat dan menerjemahkannya ke dalam program-program yang memberikan manfaat nyata.
“Atas nama Kejati Sulut, panduan saya untuk suatu organisasi kemasyarakatan yang mempunyai peran penting di masyarakat, seraplah aspirasi kemudian dijadikan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ferry.
Ferry berharap 234 SC Manado terus menjaga semangat perjuangan dalam menjalankan berbagai program organisasi. Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang terbuka, profesional, serta dekat dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ferry juga membuka peluang kolaborasi antara Kejaksaan dan elemen masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi di Sulawesi Utara.
Menurutnya, pemberantasan korupsi membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan yang memiliki kepedulian terhadap transparansi dan penegakan hukum.
“Kita bisa saling mendukung. Kalau dengan tujuan pemberantasan korupsi, kenapa tidak kita harus bergandeng tangan,” tegasnya.
Ferry turut memberikan apresiasi kepada Ketua 234 SC Manado, Risat Sanger atas kepeduliannya terhadap transparansi dan semangat pemberantasan korupsi, khususnya di Sulawesi Utara dan Kota Manado.
Ferry menekankan bahwa semangat antikorupsi harus dibangun mulai dari lingkungan terdekat, termasuk melalui keteladanan, kejujuran, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat antikorupsi perlu dimulai dari lingkungan terdekat,” ungkapnya.
Selain mendorong gerakan antikorupsi, Ferry menilai 234 SC Manado memiliki potensi besar menjadi wadah pemersatu generasi muda dari berbagai latar belakang.
Keberagaman anggota yang berasal dari berbagai kalangan dan etnis, menurutnya, merupakan kekuatan untuk mempererat persatuan dan menjaga kerukunan di Kota Manado.
“234 sebagai perekat persatuan dan penjaga kerukunan,” katanya.
Ferry menyebut Kota Manado sebagai daerah yang memiliki kemajemukan masyarakat, baik dari sisi agama, suku, maupun latar belakang sosial.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong.
“Menurut pantauan saya, Manado sangat majemuk. Mari junjung tinggi semangat gotong royong,” ujarnya.
Ferry juga mendorong 234 SC Manado agar terus mengembangkan program-program kepedulian sosial dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu menjadi penyalur aspirasi sekaligus penggerak berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
Terkait peresmian sekretariat, Ferry berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pusat koordinasi, pengembangan gagasan, serta pelaksanaan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ferry mengingatkan agar peresmian sekretariat tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi langkah awal untuk memperkuat peran dan kontribusi organisasi.
“Jadikan sekretariat ini sebagai pusat kegiatan yang produktif. Susun kegiatan yang jelas dan berkeutuhan nyata,” pesannya.
Ferry juga mengingatkan seluruh anggota 234 SC untuk senantiasa menanamkan nilai kejujuran dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, profesionalitas dan independensi merupakan prinsip penting yang harus dijaga dalam menjalankan setiap kegiatan organisasi.
Ferry pun menegaskan bahwa Kejaksaan juga memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, sebagaimana arahan pimpinan institusi.
“Kejaksaan pada khususnya, atas perintah pimpinan kejaksaan, harus hadir di masyarakat,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Ferry berharap Sekretariat 234 SC Manado dapat menjadi tempat lahirnya berbagai gagasan inovatif dan program yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
“Dari tempat ini semoga lahir gagasan dan pemimpin bangsa ke depan,” pungkasnya.
Dengan diresmikannya sekretariat tersebut, 234 SC Manado diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai organisasi kemasyarakatan yang aktif dalam membangun persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung terciptanya masyarakat Sulawesi Utara yang transparan dan bebas dari korupsi.
Sementara itu, Ketua DPC 234 SC Kota Manado, Risat Sanger menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kejati Sulut merupakan bagian dari upaya membangun semangat bela negara, khususnya dalam memerangi korupsi dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
“Kolaborasi kami ini dalam rangka semangat bela negara, yakni memerangi korupsi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Kemudian, meningkatkan literasi hukum di masyarakat agar sadar, patuh, dan taat hukum,” ujar Risat. Menurutnya, penegakan hukum tidak dapat berjalan optimal tanpa partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Sebagai wujud nyata kontribusi di bidang pendidikan, 234 SC Kota Manado menghadirkan program Pojok Baca Bela Negara yang ditujukan bagi anak-anak usia dini. Pekan depan, organisasi ini dijadwalkan menyerahkan bantuan buku bacaan kepada Taman Kanak-Kanak (TK) di bawah binaan Yayasan Adi Aksa.
Program ini dirancang untuk menumbuhkan minat baca sekaligus menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum sejak usia awal.
“Literasi untuk mencerdaskan bangsa, terutama pendidikan kesadaran hukum sejak dini, merupakan kewajiban kita bersama,” tambah Risat.
Tidak hanya menyasar aspek edukasi formal, DPC 234 SC Kota Manado juga menyiapkan ruang pembinaan generasi muda melalui olahraga bela diri, salah satunya kempo. Langkah ini ditempuh melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Manado guna memfasilitasi minat dan energi para pelajar ke arah kegiatan yang konstruktif.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjadi salur berbakat bagi pemuda sekaligus menekan potensi tingkat kriminalitas dan kenakalan di kalangan pelajar.
Di samping itu, DPC 234 SC Kota Manado turut mengambil peran dalam menyoroti isu-isu sosial lokal. Salah satunya melalui kampanye pencegahan konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan yang dinilai sering menjadi pemicu timbulnya tindak pidana di tengah masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Risat berharap sinergi antara DPC 234 SC Kota Manado dan Kejati Sulut terus terjalin erat dalam program-program berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan organisasi kemasyarakatan terhadap aparat penegak hukum serta program-program strategis Presiden Republik Indonesia.


















