Gubernur Yulius S. Komaling Lantik Weliam Niklas Silangen Sebagai Sekwan DPRD Sulut Definitif

CYBERSULUT.NET — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling, secara resmi melantik Weliam Niklas Silangen sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Sulawesi Utara definitif. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini berlangsung khidmat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada Senin (7/7/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa penetapan jabatan definitif ini merupakan buah manis dari proses panjang pengabdian, loyalitas, serta pemenuhan mekanisme kepegawaian yang berjalan dengan baik.

Sebelum didefinitifkan, Weliam Niklas Silangen telah mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekwan DPRD Sulut selama lebih dari dua tahun. Masa-masa tersebut dinilai Gubernur sebagai ujian konsistensi dan dedikasi yang nyata.

“Perjalanan pengabdiannya cukup panjang. Menjadi Plt selama dua tahun lebih tentu bukan waktu yang singkat. Dalam posisi Plt selalu ada ketidakpastian, apakah akan dilantik menjadi definitif atau diganti. Namun kalau bekerja dengan baik dan memenuhi persyaratan, tentu akan memperoleh jabatan definitif,” ujar Yulius.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurutnya, proses administrasi pengangkatan Sekwan Sulut definitif ini berjalan sangat cepat dan responsif, bahkan menjadi salah satu yang tercepat di Indonesia.

Gubernur Yulius memastikan bahwa di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan selalu memberikan hak karier yang adil bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN). Penilaian objektif terhadap kinerja tetap menjadi acuan utama.

“Kalau sudah memenuhi syarat, hak untuk berkarier pasti diberikan. Gubernur dan Wakil Gubernur tidak akan menghambat karier ASN. Yang menjadi dasar adalah hasil kerja, pengabdian, dan penilaian sesuai mekanisme yang ada,” tegasnya.

Selain melantik Sekwan, momen ini juga dijadikan Gubernur untuk mengingatkan seluruh jajaran pejabat di Pemprov Sulut agar memiliki paradigma yang positif terhadap rotasi maupun mutasi jabatan. Gubernur menekankan bahwa mutasi bukanlah bentuk hukuman, melainkan langkah strategis organisasi.

“Jangan berkecil hati jika dipindahkan ke jabatan lain. Dalam birokrasi, perpindahan adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita cepat beradaptasi, belajar, dan menunjukkan kinerja terbaik di mana pun ditempatkan,” pungkas Gubernur Yulius di akhir sambutannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home