Dukung Kurikulum Koding dan AI, Mahasiswa Polimdo Rancang Modul Trainer Mikrokontroler

CYBERSULUT.NET – Inovasi di bidang teknologi kembali lahir dari mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado (Polimdo). Tiga mahasiswa, yakni Yuricha M. U. Tumiwang, Feibe L. V. Lalujan, dan Yolanda T. L. Pontoan, berhasil mengembangkan Modul Trainer Mikrokontroler berbasis Arduino Uno, ESP32, dan ESP32-CAM sebagai media pembelajaran untuk mendukung penerapan kurikulum koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hasil inovasi tersebut dipresentasikan pada Kamis (19/6/2026).

Melalui kerja sama dengan SMK Negeri 1 Manembo-nembo, Kota Bitung, tim mahasiswa tersebut mengembangkan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum yang telah diterapkan di sekolah tersebut.

Dalam presentasinya, tim mahasiswa menjelaskan bahwa pengembangan modul trainer dilakukan setelah melakukan survei di sekolah mitra. Dari hasil survei tersebut diketahui bahwa SMK Negeri 1 Manembo-nembo telah menerapkan kurikulum koding dan kecerdasan artifisial sehingga diperlukan perangkat pembelajaran yang memadai.

“Berdasarkan hasil survei, kami menemukan bahwa sekolah ini sudah menerapkan kurikulum koding dan kecerdasan artifisial. Karena itu, kami memutuskan membuat trainer yang memiliki tiga mikrokontroler utama, yakni Arduino Uno, ESP32, dan ESP32-CAM. Kami berharap modul versi 3.0 ini dapat menjadi media pembelajaran yang mendukung kurikulum yang ada di SMK Negeri 1 Manembo-nembo,” ujar tim mahasiswa.

Mereka menjelaskan, hasil penelitian yang dihasilkan meliputi satu unit modul trainer yang dilengkapi tiga mikrokontroler utama, tiga buku modul ajar, serta publikasi ilmiah pada International Journal of Computer Applications.

Dari sisi perangkat keras, modul tersebut dirancang mulai dari tahap desain Printed Circuit Board (PCB) hingga tahap akhir yang telah dilengkapi dengan tiga mikrokontroler utama, lima aktuator, sepuluh sensor, serta tujuh perangkat pendukung lainnya.

Selain perangkat trainer, tim juga menyusun modul pembelajaran yang dibagi ke dalam tiga bagian, yakni modul praktikum Arduino Uno, modul praktikum ESP32, dan modul praktikum ESP32-CAM. Setiap modul memuat konsep dasar, pemrograman dasar, serta berbagai hasil keluaran yang dapat dipelajari melalui kegiatan praktikum.

Pada modul Arduino Uno, tersedia 11 praktikum yang mencakup berbagai penerapan sensor dan sistem kendali, di antaranya penggunaan sensor suhu dan kelembapan DHT11, modul Real Time Clock DS3231, sensor getar, sensor suhu DS18B20, sensor api dan sensor gas MQ-2, pengendalian relay, sensor RFID, sensor ultrasonik, sensor arus dan tegangan INA219, hingga pengaturan motor DC menggunakan potensiometer dan sistem kendali berbasis Bluetooth.

Sementara itu, modul ESP32 dan ESP32-CAM juga dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa maupun siswa pada teknologi Internet of Things (IoT) dan sistem berbasis jaringan yang semakin berkembang di era digital.

Inovasi yang dihasilkan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Polimdo tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam mendukung penguasaan teknologi mikrokontroler, Internet of Things (IoT), serta kecerdasan artifisial bagi siswa SMK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home