BP3MI Sulut dan Polimdo Teken Kontrak Pelatihan dan Sertifikasi Bahasa Inggris

CYBERSULUT.NET – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara bersama Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melaksanakan penandatanganan kontrak kegiatan swakelola Pelatihan dan Sertifikasi Bahasa Inggris.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sebagai salah satu kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja internasional.

Kepala BP3MI Sulawesi Utara, AKBP Hendrick Situmorang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polimdo yang telah membuka ruang kerja sama serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Puji Tuhan, hari ini apa yang selama ini kami harapkan akhirnya sampai juga. Selama ini kami berusaha bagaimana program-program yang berasal dari pusat dapat dilaksanakan di wilayah Sulawesi Utara,” ujar Hendrick.

Menurutnya, pelaksanaan program dari pemerintah pusat membutuhkan koordinasi dan kerja keras di tingkat daerah agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Hendrick juga mengapresiasi keterbukaan pihak Polimdo dalam menerima BP3MI Sulut untuk berdiskusi dan berkoordinasi mengenai berbagai hal, terutama terkait pola dan pelaksanaan pelatihan.

“Kami sangat berterima kasih karena telah dibukakan pintu bagi kami untuk datang berkunjung dan berdiskusi. Banyak hal yang perlu kami komunikasikan, baik dengan Ibu Direktur, Ibu Wakil Direktur maupun teman-teman di Politeknik Negeri Manado,” katanya.

Hendrick berharap kerja sama antara BP3MI Sulut dan Polimdo tidak berhenti pada kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Bahasa Inggris saja. Menurutnya, masih terdapat berbagai program lain yang berpotensi dikembangkan melalui kolaborasi kedua institusi.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas ini saja, karena masih banyak hal yang harus kami komunikasikan dan koordinasikan dengan pihak kampus maupun pusat,” ungkapnya.

Hendrick menambahkan, pihaknya melihat Polimdo memiliki kapasitas yang dapat mendukung berbagai program peningkatan kompetensi calon PMI. Karena itu, BP3MI Sulut membuka peluang untuk memperluas bentuk kerja sama pada program-program berikutnya.

“Kami melihat kondisi Politeknik Negeri Manado sendiri dan kami lebih yakin. Jadi kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendrick juga meminta dukungan seluruh pihak agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik. Ia menyebut program SMK Global menjadi salah satu program yang perlu terus didorong di Sulawesi Utara.

Hendrick mengakui bahwa pelaksanaan program tersebut di Sulawesi Utara dibandingkan sejumlah daerah lain masih tergolong terlambat. Namun, kondisi tersebut menurutnya tidak menjadi alasan untuk berhenti berupaya.

“Dibandingkan daerah lain, kita memang sudah terlambat. Tetapi tidak apa-apa, kita tetap berusaha keras supaya bisa mengikuti daerah lain,” ujarnya.

Hendrick berharap melalui kerja sama dengan Polimdo, pelaksanaan program peningkatan kompetensi calon PMI di Sulawesi Utara dapat semakin optimal, sehingga peserta memiliki bekal yang lebih baik sebelum memasuki dunia kerja internasional.

Dirinya kembali menyampaikan apresiasi kepada Direktur dan jajaran Polimdo atas dukungan yang diberikan selama proses persiapan hingga terlaksananya penandatanganan kontrak tersebut.

“Sekali lagi kami berterima kasih kepada Ibu Direktur yang selama ini sudah membantu kami. Kami mohon dukungan dan doa, mudah-mudahan seluruh program ini dapat berjalan lancar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home