CYBERSULUT.NET – Sulawesi Utara diproyeksikan menjadi salah satu daerah yang akan memiliki Sekolah Nasional Terintegrasi. Hal itu diungkapkan Ketua Tim SMA Kemendikdasmen, David Taula saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dan Direktorat SMA Kemendikdasmen, Jumat (31/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, David mengungkapkan bahwa saat ini terdapat dua daerah di Sulawesi Utara yang telah siap mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, yakni Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow.
Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi langkah awal dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas di daerah.
“Di Sulawesi Utara ada dua daerah yang sudah siap, yaitu Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow. Untuk Bolaang Mongondow, lahannya merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi,” ujar David.
David berharap pada tahun depan semakin banyak pemerintah kabupaten dan kota yang menyiapkan lahan maupun dukungan lainnya sehingga setiap daerah nantinya memiliki sedikitnya satu Sekolah Nasional Terintegrasi.
Selain menyampaikan rencana pengembangan pendidikan di Sulawesi Utara, ia juga menjelaskan adanya penyesuaian struktur organisasi di Kemendikdasmen. Direktorat SMA kini berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan pendidikan nasional.
David pun menambahkan, meski terjadi perubahan struktur organisasi kementerian, sinergi dengan perguruan tinggi seperti Polimdo tetap menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah di bidang pendidikan.
“Keberhasilan program ini bukan hanya menjadi tanggung jawab kementerian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh ekosistem pendidikan, termasuk perguruan tinggi yang menjadi mitra pendamping,” pungkasnya.


















