CYBERSULUT.NET – Jurusan Elektro Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus mendorong hilirisasi hasil karya mahasiswa melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra, baik dari instansi pemerintah maupun swasta. Upaya tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan ujian skripsi mahasiswa yang turut melibatkan mitra sebagai bagian dari implementasi konsep link and match.
Hal itu disampaikan Ketua Jurusan Elektro Polimdo, Marson James Budiman, saat membuka ujian skripsi mahasiswa Seraf Kondoj yang mengangkat judul “Pengembangan Sistem Informasi Geografis Berbasis Web (WebGIS) untuk Pemetaan Sebaran Organisasi Masyarakat dan Tokoh Agama di Kabupaten Minahasa Utara”, Jumat (31/7/2026).
Dalam sambutannya, Marson menyampaikan apresiasi kepada perwakilan mitra dari Humas, serta para dosen penguji dan pembimbing yang hadir dalam pelaksanaan ujian tersebut.
Menurutnya, keterlibatan mitra dalam proses akademik merupakan bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan yang menekankan penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia kerja.
“Kami berupaya memenuhi arahan kementerian terkait link and match dengan mitra. Harapannya, hasil belajar dan karya mahasiswa tidak hanya berhenti sebagai tugas akademik, tetapi dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan oleh mitra, baik instansi pemerintah maupun sektor swasta,” ujar Marson.
Merson menjelaskan, kerja sama yang telah dibangun melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) maupun Memorandum of Understanding (MoU) membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut terhadap berbagai inovasi yang dihasilkan mahasiswa.
“Jika sistem ini masih membutuhkan penyempurnaan, kami siap mendukung pengembangannya. Nantinya dapat dilanjutkan oleh adik-adik tingkat melalui kegiatan magang, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” kata Merson.
Marson menegaskan, Polimdo ingin menunjukkan bahwa hasil implementasi kurikulum pendidikan vokasi mampu melahirkan produk dan inovasi yang benar-benar dapat diterapkan di dunia industri maupun masyarakat.
Merson berharap kemitraan yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga berbagai desain, prototipe, maupun sistem yang dikembangkan mahasiswa dapat direalisasikan sesuai kebutuhan mitra.
“Kehadiran mitra dalam ujian skripsi ini menjadi bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran mahasiswa. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut sebagai bagian dari evaluasi hasil belajar sekaligus memastikan karya mahasiswa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Marson.


















