CYBERSULUT.NET – Politeknik Negeri Manado menggelar kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Pemerintah Kota Manado yang dirangkaikan dengan kuliah umum bertempat di Audotorium Politeknik Negeri Manado. Rabu (11/3/2026).
Politeknik Negeri Manado berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Manado untuk pengembangan fasilitas serta penguatan kerja sama dengan berbagai dinas di lingkungan pemerintah daerah.
Direktur Politeknik Negeri Manado, Mareyke Alelo, menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Manado dapat terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan kampus Politeknik Negeri Manado (Polimdo).
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan kuliah umum bersama Pemerintah Kota Manado.
Dalam sambutannya, Alelo menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota terhadap perkembangan Polimdo. Ia berharap kehadiran Wali Kota Manado dapat membawa dukungan yang lebih besar bagi kemajuan institusi pendidikan vokasi tersebut.
“Kami sangat berharap Pemerintah Kota Manado dapat memberikan perhatian khusus bagi Politeknik Negeri Manado, terutama dalam pengembangan fasilitas kampus,” ujar Alelo.
Menurutnya, Polimdo juga telah berupaya memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kota Manado melalui berbagai kegiatan pengabdian masyarakat dan riset terapan yang melibatkan mahasiswa dan dosen.
Salah satu contohnya adalah pembangunan paving block bersama Pemerintah Kelurahan Titiwungen yang memudahkan akses masyarakat di sekitar wilayah Gereja Abraham.
Selain itu, mahasiswa dan dosen dari Jurusan Teknik Elektro juga mengembangkan riset berupa sistem early warning system yang bekerja sama dengan dinas terkait dalam bidang kebencanaan. Meski masih dalam tahap pengembangan, sistem tersebut diharapkan dapat terus disempurnakan ke depan.
Polimdo juga bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam pengembangan aplikasi pelaporan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Alelo berharap dinas-dinas terkait dapat memberikan pengakuan resmi atas berbagai kontribusi tersebut melalui berita acara atau surat keterangan kerja sama. Menurutnya, pengakuan tersebut sangat penting untuk mendukung penilaian indikator kinerja utama serta proses akreditasi institusi.
“Jika karya mahasiswa dan kegiatan pengabdian kami diakui oleh stakeholder, khususnya Pemerintah Kota Manado, hal itu akan sangat membantu dalam peningkatan penilaian kinerja institusi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Alelo juga menyinggung keterbatasan lahan dan fasilitas parkir di kampus Polimdo. Ia menjelaskan bahwa jumlah mahasiswa Polimdo terus meningkat hingga mendekati 5.000 orang, sementara kapasitas lahan kampus saat ini sudah sangat terbatas.
Karena itu, pihak kampus berharap adanya dukungan dari Pemerintah Daerah, termasuk kemungkinan tambahan lahan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Selain itu, Alelo juga menyampaikan bahwa pihak kampus terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang kondusif bagi mahasiswa dengan menyediakan ruang interaksi terbuka di lingkungan kampus.
“Walaupun masih ada kekurangan, kami terus berupaya agar mahasiswa dapat mengekspresikan aspirasi mereka secara positif di kampus dan tidak secara destruktif di luar,” ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, Alelo berharap sinergi antara Politeknik Negeri Manado dan Pemerintah Kota Manado dapat terus terjalin demi mendukung kemajuan pendidikan serta pembangunan Daerah.


















