CYBERSULUT.NET – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menjalin kerja sama dengan PT Gaya Makmur Tractors melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta pelaksanaan campus hiring di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Polimdo, Senin (26/10/2026).
Branch Manager Manado PT Gaya Makmur Tractors, Richard Rimbing, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat membuka peluang bagi lulusan Polimdo untuk berkarier di industri alat berat.
Dalam sambutannya, Richard mengatakan, Polimdo memiliki lulusan yang berpotensi memenuhi kebutuhan tenaga kerja perusahaan, khususnya di bidang teknik dan pengoperasian teknologi alat berat.
“Harapan kami, lulusan-lulusan terbaik dari Politeknik Negeri Manado yang sudah dikenal memiliki kompetensi di bidang alat berat dapat bergabung dan membantu perusahaan kami,” ujar Richard.
Richard menjelaskan, wilayah kerja PT Gaya Makmur Tractors cabang Manado mencakup sejumlah daerah di Sulawesi, termasuk Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.
Rekrutmen melalui kegiatan campus hiring ini diharapkan dapat menjaring kandidat potensial yang nantinya ditempatkan sesuai kebutuhan perusahaan, khususnya di wilayah Sulawesi dan Indonesia Timur.
Richard juga memperkenalkan secara singkat profil perusahaan yang bergerak di bidang distribusi alat berat dengan sejumlah merek yang dipasarkan, termasuk XCMG sebagai salah satu merek utama perusahaan.
Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah untuk mendapatkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja.
Richard berharap, pelaksanaan campus hiring di Polimdo dapat berjalan lancar dan menghasilkan kandidat terbaik yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
“Kami berharap proses rekrutmen hari ini berjalan dengan baik dan mendapatkan kandidat-kandidat terbaik dari Politeknik Negeri Manado,” ungkap Richard.
Melalui penandatanganan MoU dan PKS serta pelaksanaan campus hiring ini, Polimdo dan PT Gaya Makmur Tractors diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan vokasi dan dunia industri, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi lulusan.
Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, sehingga mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan karier setelah menyelesaikan pendidikan.


















