Turun Reses ke Tiga Desa dan Satu Sekolah, MEP Tampung Berbagai Keluhan Masyarakat

CYBERSULUT.NET – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut), dr. Michaela Elsiana Paruntu (MEP), MARS, resmi menuntaskan agenda Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 1–4 Agustus 2026 ini digelar di empat titik yang tersebar di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Selama empat hari turun langsung ke masyarakat, MEP menyerap beragam keluhan serta usulan strategis, mulai dari sektor infrastruktur, pertanian, pemberdayaan UMKM, hingga pendidikan.

Turun reses di Desa Tumpaan Dua, warga menyampaikan usulan terkait bantuan pembangunan rumah ibadah, pembuatan jembatan, perbaikan jalan akses perkebunan, dukungan modal dan pendampingan UMKM, serta alokasi beasiswa bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu.

Sementara di Desa Wawona, aspirasi berfokus pada perbaikan jalan kebun, bantuan program bedah rumah, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), fasilitas penerangan jalan umum, serta pembukaan akses jalan penghubung antardesa.

Dalam dialog bersama pihak sekolah SMK Negeri 1, MEP menerima masukan mengenai optimalisasi Program Indonesia Pintar (PIP), pengadaan alat praktikum siswa, rehabilitasi ruang kelas yang rusak, kejelasan status bagi guru non-PNS, hingga evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Masyarakat petani Desa Tenga mengharapkan perbaikan jalan usaha tani, bantuan benih unggul, intensifikasi pendampingan dari tenaga penyuluh lapangan, serta ketersediaan alsintan yang memadai.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, MEP menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi masyarakat ke meja pembahasan DPRD Sulut. Ia berjanji akan mengawal usulan yang masuk sesuai dengan kewenangan pemerintah provinsi serta mengkoordinasikannya dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait.

“Reses menjadi momentum penting untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Seluruh aspirasi yang telah dicatat akan kami perjuangkan secara maksimal agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan yang tepat sasaran,” ujar MEP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home