Jurusan Teknik Elektro Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Bolmong, Perkuat Program Bina Desa

CYBERSULUT.NET – Jurusan Teknik Elektro menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow sebagai langkah memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Daerah dalam mendukung pembangunan masyarakat. Selasa (30/6/2026).

Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Teknik Elektro Merson Budiman mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan, salah satunya melalui Program Bina Desa di Desa Totabuan.

Merson menjelaskan, sebelum penandatanganan PKS dilakukan, tim telah menggelar pertemuan dengan Pemerintah Desa Totabuan dan langsung melaksanakan program pengabdian sebagai tindak lanjut dari hasil survei lapangan.

“Setelah menyelesaikan tugas dan kewajiban di kampus, kami langsung melaksanakan program Bina Desa di Desa Totabuan. Mungkin terkesan pelaksanaannya berlangsung cepat, namun hal tersebut dilakukan karena masyarakat memang membutuhkan tindak lanjut dan realisasi dari hasil survei yang telah kami lakukan sebelumnya,” ujarnya.

Menurutnya, Desa Totabuan dipilih sebagai lokasi prioritas karena masih menghadapi sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian, khususnya di bidang kelistrikan.

Tim Jurusan Teknik Elektro kemudian menggelar sosialisasi mengenai keselamatan instalasi listrik setelah menemukan masih tingginya kasus kebakaran rumah yang diduga dipicu oleh arus pendek listrik. Kondisi tersebut dipengaruhi minimnya pengetahuan masyarakat mengenai instalasi listrik yang aman dan penggunaan peralatan kelistrikan.

Menariknya, kegiatan sosialisasi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari kalangan ibu rumah tangga.

“Awalnya kami mengira peserta didominasi anak-anak muda, namun ternyata yang hadir justru lebih banyak ibu-ibu. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai keselamatan listrik sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

Selain memberikan edukasi, tim juga melakukan perbaikan instalasi listrik pada sejumlah rumah warga berdasarkan hasil survei sebelumnya yang menemukan sedikitnya 16 titik atau rumah mengalami permasalahan instalasi listrik.

Merson menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara dunia akademik dan Pemerintah Daerah.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan di desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab perguruan tinggi melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Inilah bentuk sinergi dan kerja sama nyata antara dunia pendidikan dengan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat,” jelasnya.

Pihak Jurusan Teknik Elektro juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, khususnya Bupati dan Wakil Bupati serta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama menjadi landasan hukum agar berbagai program pengabdian dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ke depan, kerja sama tersebut tidak hanya difokuskan pada bidang ketenagalistrikan, tetapi diharapkan dapat berkembang ke berbagai bidang lain seperti teknik sipil, perpajakan, bisnis, pariwisata, hingga program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan berdasarkan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki.

Merson berharap semakin banyak Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow yang dapat menjadi mitra binaan sehingga kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home