Mengenal P.M Tangkilisan, Putra Minahasa Yang Pernah Menjadi Walikota Jakarta Raya

Dr.Peils Maurits (P.M) Tangkilisan (Istimewa)

CYBERSULUT.NET – Mungkin generasi milenial saat ini tidak pernah mendengar nama seorang Dr.Peils Maurits (P.M) Tangkilisan, Putra berdarah Minahasa yang pernah
menjabat sebagai Walikota Jakarta Raya.

Seperti diceritakan Valentino Sinaga, cucu dari P.M Tangkilisan, karir kakeknya semasa dulu sebelum menjadi Walikota Jakarta Raya, sebelumnya dipercayakan dua kali
sebagai Kepala Daerah Minahasa atau KDM di periode tahun 1950 dan 1954.

“Usai menjabat KDM dua periode, selanjutnya mendapat tugas belajar di Amerika Serikat dan berhasil meraih gelar Doktor ilmu administrasi negara dari UNPAD pada 1962,
yang kemudian dipercayakan menjadi Walikota Jakarta Raya,” kata cucu laki-laki kedua tertua dari P.M Tangkilisan ini kepada CYBERSULUT.NET, Sabtu (26/5/2019).

Valentino Sinaga, cucu laki-laki kedua tertua dari P.M Tangkilisan.

Dirinya pun sangat menyayangkan sosok dan peran dari P.M Tangkilisan, yang seolah terlupakan akan sejarahnya dalam membangun dan membawa nama Minahasa dikenal di tingkat nasional.

“Pejabat-pejabat di kantor pemerintahan mungkin sebagian tidak tahu dengan jasa dan nama beliau, padahal tanpa disadari nama jalan di sekitaran rumah dinas Gubernur
Sulut adalah jalan P.M Tangkilisan,” ujar Sinaga.

Dirinya pun meyakini, Pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw sangat menghargai peran para pendahulu yang telah membangun tanah
Minahasa maupun Sulawesi Utara secara umum.

“Kami keluarga berharap nama dari P.M Tangkilisan bisa terangkat untuk dikenal generasi saat ini, sebagaimana tokoh Minahasa atau Sulawesi Utara lainnya,” tukas
Sinaga.

Disadur CYBERSULUT.NET dari adrianuskojongian.blogspot.com dengan judul artikel “Tentang Kepala Minahasa”, P.M Tangkilisan mengenyam pendidikan di HIS dan OSVIA Makassar. Mengawali karir sebagai Hukum kedua Tombatu, Kakas dan Kauditan pada tahun 1946, kemudian menjadi Hukum Besar Kepala Distrik Amurang pada tahun 1946 hingga 1950.

Selain itu, P.M Tangkilisan pernah menjadi anggota dewan Minahasa (Minahasa-Raad) serta dipilih sebagai anggota Senat Negara Indonesia Timur (NIT) mewakili Minahasa
dan dilantik Presiden NIT pada 28 Mei 1949. Sebelum dipercayakan menjabat Kepala Daerah Minahasa (KDM), P.M Tangkilisan merupakan Ketua Hoofdenbond atau Perkumpulan para Kepala distrik.

Oktaviana Mundung

Editor : Beriel.L

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home