CYBERSULUT.NET – Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak pada Sabtu (14 Januari) berjanji untuk menyediakan 14 tank Challenger 2 ke Ukraina, menjadikannya negara Barat pertama yang memasok tank-tank berat yang telah diminta Kyiv.
Hal tersebut mendapat reaksi cepat dari Rusia yang memperingatkan itu hanya akan “mengintensifkan” konflik, demikian seperti dikutip dari Channelnewsasia, Minggu (15/1/2023).
“Membawa tank ke zona konflik, jauh dari mengakhiri permusuhan, hanya akan berfungsi untuk mengintensifkan operasi tempur, menghasilkan lebih banyak korban, termasuk di antara penduduk sipil”, kata kedutaan Rusia di Inggris.
Sunak mengatakan tank-tank itu adalah tanda “ambisi Inggris untuk mengintensifkan dukungan kami ke Ukraina”, menurut pembacaan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Sekutu Eropa Ukraina telah mengirim Kyiv lebih dari 300 tank Soviet yang dimodernisasi sejak Rusia menginvasi pada Februari 2022.
Tetapi mereka sejauh ini menahan diri untuk mengirim tank-tank berat buatan Barat yang telah berulang kali diminta Ukraina untuk mendorong maju melawan penjajah Rusia.
Zelenskyy berterima kasih kepada Inggris di Twitter karena membuat keputusan yang “tidak hanya akan memperkuat kami di medan perang, tetapi juga mengirim sinyal yang tepat ke mitra lain”.
Sumber : liputan6com