Klaim Target Nuklir Tercapai, Trump Umumkan Pasukan AS Akan Tinggalkan Iran Tanpa Membuka Selat Hormuz

CYBERSULUT.NET – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memberikan sinyal kuat berakhirnya operasi militer besar-besaran di Iran.

Dalam pernyataannya di Gedung Putih pada Selasa waktu setempat, Trump menyatakan bahwa pasukan AS akan segera ditarik keluar dalam kurun waktu “dua hingga tiga minggu.”

“Yang harus saya lakukan hanyalah meninggalkan Iran, dan kita akan melakukannya segera,” ujar Trump kepada wartawan. “Mungkin dua minggu, mungkin tiga minggu.”

Presiden Trump menegaskan bahwa tujuan utama dari rangkaian serangan udara yang dimulai sejak 28 Februari lalu telah terpenuhi.

“Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir. Dan tujuan itu telah tercapai,” tegas Trump. Ia juga menambahkan bahwa kemampuan militer Iran telah dilemahkan secara signifikan, hingga ia memprediksi Teheran butuh waktu “15 hingga 20 tahun” untuk membangun kembali kekuatan militernya.

Terkait pemblokiran Selat Hormuz yang sempat mengguncang pasar energi global, Trump mengisyaratkan bahwa AS tidak akan memprioritaskan pembukaan paksa jalur tersebut sebagai syarat penarikan pasukan. Ia justru mempersilakan negara-negara lain untuk mengurus kepentingan logistik mereka sendiri.

“Jika Prancis atau negara lain ingin mendapatkan minyak atau gas, mereka akan melewati Selat Hormuz dan mengurus diri mereka sendiri. Kami tidak ada hubungannya dengan itu,” tambahnya.

Operasi militer yang melibatkan kerja sama antara Amerika Serikat dan Israel ini telah berlangsung selama lebih dari 30 hari. Berdasarkan laporan otoritas Iran, lebih dari 1.340 orang tewas akibat serangan udara. Sementera di pihak AS, setidaknya 13 anggota militer AS dinyatakan gugur sejak konflik pecah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home