Gempur Jantung Pertahanan Iran, AS-Israel Jatuhkan Bunker Buster di Isfahan

CYBERSULUT.NET – Pasukan gabungan Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara masif yang menargetkan titik-titik strategis di Iran, termasuk ibu kota Teheran dan pusat industri militer di Isfahan. Serangan ini menandai eskalasi militer terbesar sejak konflik tahun lalu.

Laporan dari Anadolu Agency menyebutkan bahwa Isfahan menjadi fokus utama serangan. Target spesifiknya adalah gudang senjata dan fasilitas bawah tanah yang diduga menyimpan sekitar 450 kg uranium yang diperkaya.

Untuk menembus benteng bawah tanah tersebut, AS dan Israel mengerahkan bom penghancur bunker (bunker buster) seberat 2.000 pon (sekitar 907 kg). Berbeda dengan bom standar, senjata ini dirancang khusus untuk tidak meledak saat menyentuh permukaan.

Menurut Ryan Brobst, ahli amunisi dari Foundation for Defense of Democracies, keunggulan bom ini terletak pada selongsong baja kerasnya. “Bom ini bekerja seperti bor raksasa, menancap ke dalam tanah dan beton sebelum meledakkan muatan di kedalaman yang telah ditentukan,” jelasnya kepada The Wall Street Journal.

Serangan ini juga mengungkap penggunaan teknologi sensor mutakhir yakni High Throughput Satellite (HTSF), yang memungkinkan bom “menghitung” jumlah lantai atau mendeteksi perubahan kepadatan ruangan (seperti saat memasuki silo rudal) sebelum meledak. Serta sensor akustik, dilengkapi mikrofon khusus yang hanya memicu ledakan ketika mendengar frekuensi suara tertentu di dalam fasilitas target.

Dampaknya sangat destruktif. Saksi mata dan laporan NDTV menggambarkan munculnya “bola api raksasa” dan ledakan sekunder yang hebat, mengindikasikan bahwa bom berhasil mengenai material eksplosif atau bahan bakar di dalam bunker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Continue copy, click home