CYBERSULUT.NET – Guna menunjang dan memberikan kajian yang representatif, Gubernur Olly Dondokambey (OD) dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw(SK) disarankan untuk menambah jumlah staf ahli.
“Semakin tingginya ekspektasi target OD-SK dalam hal pembangunan maka diusulkan susunan kabinet terlebih khusus pada posisi staf ahli Gubernur yang sekarang ada tiga diperjuangkan menjadi tujuh,” usul Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka kepada wartawan, Senin (12/02/2018).
Lanjut dikatakan pendiri Lembaga kajian sosial dan politik Tumbelaka Academic ini, dengan adanya tujuh staf ahli dibelakang OD-SK maka bisa membantu dalam memberikan kajian di setiap bidang pembangunan.
“Setiap akhir minggu tujuh staf ahli ini memberi kajian khusus sesuai bidang masing-masing, sesuai isu kekinian dan tantangan kedepannya,” kata Taufik.
Jebolan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini pun berharap para staf ahli ini ditunjang fasilitas diatas kepala SKPD namun dibawah sekprov, seperti ruangan staf ahli ada satu lantai dengan pak Gubernur dan kendaraan dinas.,
“Terpenting TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) staf ahli lebih tinggi dari seluruh SKPD namun dibawah TKD sekprov. Makanya, yang menduduki staf ahli harus orang yang terbaik dibidangnya,” tukas Taufik.
Terkait 12 staf khusus yang membantu tugas OD-SK saat ini, Taufik tegas tidak setuju dengan jumlah staf khusus sebanyak itu.
“Untuk staf khusus 12 orang itu terlalu banyak dan mereka itu dibiayai memakai anggaran negara. Masyarakat akan bertanya sejauh mana staf khusus sebanyak itu dalam membantu pemerintah,” kata Taufik.
“Menurut subjekfitas yang saya lihat cuma 4 yang layak menjadi staf khusus dan bisa memenuhi harapan masyarakat, untuk 8 sisanya mungkin bisa dievaluasi sesuai kinerja mereka bulan ini,” sambung Taufik.
Penulis : Christy Lompoliuw