CYBERSULUT.NET – Pengadilan Negeri (PN) Manado terus memantapkan diri menuju Zona Integritas (ZI) yang lebih kokoh dan prima , menuju WBK – WBBM (Wilayah Bebas Korupsi – Wilayah Birokrasi Bersih Melayani), sebagaimana telah dideklarasikan terlebih dahulu oleh KPN Manado terdahulu, Djaniko Girsang pada 31 Agustus 2017 lalu.
Duo kepemimpinan PN Manado sekarang, KPN Lukman Bachmid SH MH dan WKPN Liliek Prisbawono Adi SH MH bersama jajaran terus berkomitmen melakukan perubahan dengan melakukan survey melalui penyebaran kuisioner , indeks persepsi korupsi dan layanan.
“PN Manado terus berkomitmen terwujudnya Zona Integritas. Perubahan diantaranya melalui penyebaran indeks persepsi korupsi dan layanan, guna mewujudkan institusi yang bebas korupsi, KKN, birokrasi efektif dan efisien, serta pelayanan publik yang berkualitas.
Kuisioner dibagikan yaitu pada para Advokat, polisi, kejaksaan dan masyarakat umum lainnya,” ujar KPN Lukman Bachmid melalui Juru Bicara Pengadilan, Vincentius Banar SH MH, sekaligus penanggung jawab area penguatan layanan publik.
Masih menurut Jubir Banar , Pada masa KPN Edward Simarmata SH MH MTL (periode Desember 2017 – Mei 2018), dimana Simarmata gencar melakukan survey dan mempublikasi aksi untuk mengukur indeks persepsi walaupun kuisioner yang diedarkan belum dalam bentuk baku, namun dapat dijadikan tolak ukur indeks persepsi menuju perubahan.
Adapun ketidak-sesuaian menuju WBK – WBBM, langsung ditindak-lanjuti dan dipublikasi pada media tertentu sebagai bagian dari komitmen yang dapat diuji publik.
“Langkah ini dapat dipandang sebagai inisiatif penuh inovatif disaat kuisioner mengukur indeks persepsi korupsi layanan belum ada bentuk baku-nya,” ujar KPN Bachmid yang dibebani tanggung jawab bersama WKPN , Prisbawono Adi untuk membangun Zona Integritas yang telah dideklarasikan dan ditindaklanjuti oleh pendahulunya.
“Ini menjadi komitmen awal kalau PN Manado adalah salah satu instansi terdepan dalam mendeklarasikan sebagai instansi yang siap menuju WBK dan WBBM sekaligus membangun untuk memperoleh predikat tersebut,” tutup Jubir Banar .
Diantara waktu waktu menuju pembangunan , Lukman Bachmid mengambil kesempatan bertatap, dengan komisioner KY Farid untuk berjuang meningkatkan harkat dan martabat hakim pengadilan dan juga perwakilan Helda Tirayoh Perwakilan Ombudsman Sulut.
Diketahui, pencanangan ZI pada 2017 lalu ,turut disaksikan Walikota Manado, Vicky Lumentut, Kapolres Manado, Hisar Siallagan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Budi Pandjaitan , Dandim Yohanes Toar Piyoh, Kepala Rutan Akhmad Z Fikri.
Penulis : Serly Wihelmina