Tim Advokasi Peduli Komunikasi Indonesia Apresiasi DPR RI dan Pemerintah Sahkan RUU PDP

0
66
Tim Advokasi Peduli Komunikasi Indonesia, Fista Sambuari.

CYBERSULUT.NET – Pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang ditetapkan dalam rapat paripurna DPR RI bersama Pemerintah, mendapat apresiasi dari Tim Advokasi Peduli Komunikasi Indonesia.

“Salute untuk DPR RI,” tulis Fista Sambuari, mewakili Tim Advokasi Peduli Komunikasi Indonesia dalam keterangan tertulis yang diterima CYBERSULUT, Rabu (21/09/2022).

Menurut Fista RUU PDP tersebut, menjadi titik awal pembenahan sistem perlindungan data di Indonesia. Fista bahkan menyoroti kebocoran data BPJS dan beredarnya SMS iklan.

“RUU PDP ini akan memudahkan pemerintah membenahi sistem perlindungan, dalam mengatasi bocornya data nasabah perbankan hingga data pada Aplikasi Peduli Lindungi,” ujar Fista.

Lanjut dikatakan Fista, saat ini ketentuan untuk pertanggungjawaban pemegang data pribadi tidak mengatur secara tegas.

“Dalam Pasal 14 ayat (5) PP No. 71 Tahun 2019 jo. Pasal 2 ayat (2) huruf f dan Pasal 28 huruf c PM Kominfo No. 20 Tahun 2016, mengharuskan Pemegang Data Pribadi memberitahukan secara tertulis kepada pemilik Data Pribadi (pelanggan), dalam hal terjadi kegagalan perlindungan terhadap Data Pribadi yang dikelolanya,” urai Fista.

“Namun ketentuan tersebut terbukti tidak dapat melindungi pemilik data pribadi secara komprehensif, sehingga sudah tepat RUU PDP disahkan untuk menjawab dan diharapkan menjadi solusi,” tutup Fista.

Diketahui, Tim Advokasi Peduli Komunikasi diinisiasi oleh Fista Sambuari, Irwan Lalegit, Johan Imanuel dan Gladi Angel, yang merupakan Advokat dan Alumni Fakultas Hukum Unsrat.

 

Editor : Christy Lompoliuw

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here