Rapat Paripurna Dengan DPRD Minut, Bupati Joune Ganda Tegaskan Dua Ranperda Penting dan Mendesak

0
35

CYBERSULUT.NET – Dalam rangka membahas tiga agenda untuk Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minut mengelar rapat paripurna, Senin (13/9/2021).

Paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Minut Denny Lolong dengan menerapkan protokol kesehatan, diikuti langsung Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung secara virtual.

Adapun agenda yang dibahas yakni Pembicaraan Tingkat I atas Rancangan Peraturan DPRD Kabupaten Minahasa Utara tentang kode etik DPRD dan tata beracara Badan Kehormatan DPRD, Pembicaraan Tingkat I atas Ranperda tentang pemberdayaan lembaga adat dan pelestarian adat istiadat, dan Pembicaraan Tingkat I atas Ranperda tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2021-2025.

Sementara itu, Bupati Joune Ganda menegaskan ada dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang sangat penting dan mendesak sebagai landasan hukum bagi daerah dalam rangka pembangunan kepariwisataan dan pelestarian adat istiadat.

Menurut Bupati Joune Ganda, Ranperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2021-2025, penting untuk pembangunan pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Likupang dan Kabupaten Minut.

“Dengan ditetapkan Likupang sebagai salah satu DPSP (Destinasi Pariwisata Super Prioritas) oleh pemerintah pusat, maka langkah cepat perlu dilakukan bersama,” kata Bupati Joune Ganda secara virtual didampingi Wakil Bupati Kevin Lotulung.

‚ÄúRancangan ini akan memberikan gambaran yang jelas tentang langkah dan rencana penganggaran serta pembangunan yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Daerah bersama DPRD, dalam upaya percepatan sektor pariwisata dan memberikan dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Minut,” dijelaskan Bupati Joune Ganda.

Disamping itu, Bupati Joune Ganda juga mengatakan terkait pelestarian adat istiadat yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat.

“Kami menyadari bahwa eksistensi adat istiadat yang mempunyai nilai-nilai luhur, sebagai modal masyarakat untuk hidup di era modern dengan tetap mempertahankan kearifan lokal, memberdayakan lembaga adat begitu penting dalam masyarakat. Agar mampu mengembangkan potensi aset daerah dan nilai-nilai luhur serta adat istiadat di Kabupaten Minut,” Ujar Bupati Joune Ganda.

“Atas dasar ini, kami mengajukan dan berharap kedua Ranperda ini dapat dibahas dalam tahap selanjutnya untuk ditetapkan sebagai Perda,” tukasnya.

Hadir pula, Forkopimda Minut, Sekdakab Jemmy H Kuhu, Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Minut, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Minut.

 

REDAKSI

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here