Hukum Tua Desa Kaima Diduga Melanggar Prokes Covid, Tumbelaka : Kepala Daerah Harus Tegas!

0
235
Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka.

CYBERSULUT.NET – Kepala Daerah harus tegas dan tidak tebang pilih dalam menindak, aparatur pemerintahan yang melanggar Protokol Kesehatan Covid-19 (Prokes C-19).

“Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, Kepala Daerah memang harus tegas memberikan sanksi administratif apabila ada aparatur pemerintah yang melanggar Prokes Covid-19,” kata Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka kepada media, Minggu (10/10/2021) menyikapi adanya oknum Hukum Tua di Kabupaten Minut yang diduga melanggar Prokes Covid-19.

Menurut Taufik Tumbelaka, penerapan prokes Covid-19 jangan hanya ditekankan kepada masyarakat saja atau tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

“Bagaimana seorang Kepala Daerah bisa menekan dan menangani penyebaran Covid-19 di wilayahnya, jika aparatur pemerintahan justru melanggar prokes yang seharusnya menjadi agen dalam ikut mensosialisasikan kepada masyarakat. Kepala Daerah tidak boleh tebang pilih memberikan sanksi administratif bagi aparatur pemerintah yang melanggar, jangan hanya masyarakat saja yang di sanksi,” tegas Tumbelaka.

BACA : Pemberhentian Hukum Tua Desa Kaima, Peringatan Bagi Pelanggar Prokes di Minut

Terkait pro dan kontra atas sanksi diberhentikannya sementara Hukum Tua yang diduga melanggar prokes Covid-19 tersebut, Tumbelaka mengajak masyarakat untuk mendukung keputusan Kepala Daerah dilihat dari sisi positifnya.

“Kepala Daerah tentu menginginkan wilayah dan masyarakatnya terlindungi dari ancaman pandemi Covid-19, sehingga roda perekonomian bisa kembali berputar dengan aktifitas masyarakat yang berangsur normal. Apalagi Kepala Daerah sementara mengantisipasi terjadinya gelombang lanjutan Covid-19 yang diperkirakan terjadi di akhir tahun 2021, jadi harus didukung apabila itu positif untuk kepentingan masyarakat,” tutup jebolan Universitas Gadja Mada (UGM) ini.

 

Christy Lompoliuw

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here